Cara Mengecek Obat Kuat Herbal Resmi Berijin BPOM RI

Semakin maraknya peredaran obat kuat (baik yang berupa minuman, oles atau makanan) akhir-akhir ini maka mengindikasikan bahwa ada yang salah terhadap sistem pengawasan obat dan makanan di negeri ini. Hal itu sangat ironis mengingat konsumsi masyarakat terhadap obat kuat, kosmetik, makanan anak dan lainnya yang semakin meningkat.

Sayangnya, pembeli minim pengetahuan terkait produk yang akan dikonsumsinya itu, apakah sudah tepat, benar, dan aman dari kandungan efek samping. Oleh sebab itu, Indonesia memerlukan sistem pengawasan obat dan makanan yang efektif dan mampu mendeteksi, mencegah serta mengawasi produk-produk guna melindungi keamanan, keselamatan, dan kesehatan konsumen.

Pemerintah lewat Keppres Nomor 166 Tahun 2000 dan Nomor 103 Tahun 2001 membentuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), tugasnya antara lain memberi izin dan mengawasi peredaran obat serta pengawasan industri farmasi.

Karena Sejauh ini pendaftaran makanan dan minuman untuk seluruh wilayah Indonesia ditangani langsung oleh Direktorat Penilaian Keamanan Pangan, Badan POM, ada cara mudah untuk mengecek apakah produk yang kita beli tersebut telah benar-benar terdaftar di BPOM. Baca hingga selesai, karena di bawah kami akan berbagi cara mengetahui/mengecek produk yang sudah/belum terdaftar di BPOM RI.

Mengenal BPOM RI

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan di situs Panduankonsumen.com, Badan POM (selanjutnya disingkat BPOM) adalah salah satu lembaga yang tujuannya untuk mengawasi dan mengeluarkan ijin suatu produk yang akan diproduksi, baik itu berupa obat, makanan, minuman hingga kosmetik. BPOM merupakan bagian dari Departemen Kesehatan RI.

Fungsi Utama BPOM

Berdasarakan Pasal 68 Keputusan Presiden Nomor 103 Tahun 2001, BPOM mempunyai fungsi sebagai berikut:

  1. Mengkaji dan menyusun kebijakan nasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  2. Sebagai pelaksana kebijakan tertentu di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  3. Koordinasi kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas BPOM.
  4. Memantau, memberikan bimbingan serta pembinaan terhadap kegiatan instansi pemerintah di bidang pengawasan Obat dan Makanan.
  5. Menyelenggarakan pembinaan dan pelayanan administrasi umum di bindang perencanaan umum, ketatausahaan, organisasi dan tata laksana, kepegawaian, keuangan, kearsipan, persandian, perlengkapan dan rumah tangga.

Fungsi Balai Besar/Balai POM

Berdasarkan Pasal 3 Peraturan Kepala BPOM Nomor 14 Tahun 2014, Unit Pelaksana Teknis di lingkungan BPOM mempunyai fungsi :

  1. Menyusun rencana dan menjalankan program pengawasan obat dan makanan.
  2. Pelaksanaan pemeriksaan secara laboratorium, pengujian dan penilaian mutu produk terapetik, narkotika, psikotropika zat adiktif, obat tradisional, kosmetik, produk komplemen, pangan dan bahan berbahaya.
  3. Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium, pengujian dan penilaian mutu produk secara mikrobiologi.
  4. Pelaksanaan pemeriksaan setempat, pengambilan contoh dan pemeriksaan sarana produksi dan distribusi
  5. Investigasi dan penyidikan pada kasus pelanggaran hukum.
  6. Pelaksanaan sertifikasi produk, sarana produksi dan distribusi tertentu yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan
  7. Pelaksanaan kegiatan layanan informasi konsumen.
  8. Evaluasi dan penyusunan laporan pengujian obat dan makanan.
  9. Pelaksanaan urusan tata usaha dan kerumahtanggaan.
  10. Pelaksanaan tugas lain yang ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, sesuai dengan bidang tugasnya.

Panduan Pengecekan Produk Yang Sudah Terdaftar di BPOM RI

Caranya sangat mudah, Anda cukup mengikuti langkah-langkah yang akan kami ulas di bawah ini:

[1] Ketik atau klik url http://cekbpom.pom.go.id/ di browser Anda

[2] Pada pilihan CARI BERDASARKAN, Anda bisa memilih “Nomor Registrasi” yang ada di web tersebut, dan masukkan no BPOM produk yang Anda inginkan, seperti dalam kotak merah di bawah

 

[3] Akan terdapat hasil seperti di bawah ini (maaf pada gambar tidak ada niatan promosi, hanya sekedar contoh untuk memudahkan saja).

[4] Silahkan klik pada tulisan yang diberi kotak merah di atas, dan akan di dapat detail produk seperti di bawah ini

Atau lebih mudahnya, jika tidak ditemukan hasil dari penelusuran nomor yang Anda masukkan, maka produk tersebut terindikasi sebagai produk dengan pencantuman No BPOM Palsu atau salah satu produk yang belum memiliki ijin legal dari BPOM RI.

Untuk selanjutnya, silakan cari produk yang Anda inginkan di sana.

Arti & Makna 2 (dua) Huruf Di Depan Nomor Registrasi BPOM

Biasanya produk yang teregistrasi di BPOM, di depan nomor registrasi terdapat 2 (dua) huruf yang sebenarnya memiliki arti pada tiap kode huruf tersebut. Anda bisa melihat pada contoh pengecekan di atas.

  • TR = Obat tradisional produksi dalam negeri
  • TI = Obat tradisional Import
  • SD = Suplemen produksi dalam negeri
  • SI = Suplemen Impor
  • MD = Makanan produksi dalam negeri
  • ML = Makanan impor
  • CD = Kosmetik dalam negeri
  • CL = Kosmetik impor
  • CA = Kosmetik dengan tanda notifikasi

Nah, demikian itulah informasi terkait Lembaga BPOM RI serta cara mengecek produk yang sudah terdaftar di lembaga tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda, dan semoga Anda menjadi lebih tahu soal mana produk yang terjamin; khasiat, keamanan, dan yang sudah terdaftar di BPOM.

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Lhiformen – Obat Kuat Pria Herbal (100% Original & BPOM) – OBATBPOM.COM
  2. 20 Nama Obat Kuat Herbal Terlaris & Legal BPOM RI – OBATBPOM.COM
  3. Obat Kuat Polthrus - Bahan, Manfaat, Efek Samping, Aturan Minum, Harga
  4. Efek Samping Purwoceng HIU Berbahaya atau Aman? - Info Terbaru!

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*